3 Destinasi Pendakian Gunung Di Jawa Tengah ( Part III )



1. Gunung Slamet
Top Mount Slamet

Menyandang sebagai gunung yang mempunyai puncak tertinggi di Jawa Tengah dan tertinggi ke dua di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru dengan ketinggian mencapai 3428 mdpl maka tak heran jika gunung ini dijadikan sebagai destinasi favorit para pendaki. Gunung Slamet secara geografis terletak di Kabupaten Banyumas, Brebes, Tegal, Purbalingga dan Pemalang. Gunung Slamet masih berstatus aktif sampai saat ini. Gunung ini memiliki medan atau jalur pendakian yang berat karena dipenuhi dengan hutan jadi tidak cocok bagi pendaki pemula. 
Untuk jalur pendakian gunung Slamet memiliki jalur yang lumayan banyak mengingat diapit Lima Kabupaten sekaligus di Jawa Tengah sudah bisa dipastikan disetiap  kabupatennya memiliki jalur pendakian sendiri meskipun begitu ada jalur yang paling populer atau yang sering digunakan oleh para pendaki, diantaranya : 

- Jalur Kaliwadas
Meskipun kalah populer jalur ini masih banyak peminatnya, terletak di Dusun Kaliwadas, Desa Dawehan, Kecamatan Sirampong, Kabupaten Brebes. Jalur Kaliwadas memiliki Lima pos pemberhentian. oiya di jalur kaliwadas ini ada tempat mistis yaitu bernama Sumur Penganten meskipun namanya sumur sebenarnya tempat ini adalah Goa, monggo kalian kalau penasaran dan punya waktu lebih bisa sekalian mampir tempatnya berada sebelum menuju Pos II.

- Jalur Bambangan
Terletak di Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah lebih tepatnya di desa Kutabawa Kecamatan Karangreja jalur ini adalah jalur yang paling direkomendasikan dan paling banyak digunakan oleh para pendaki. Mengingat jalur yang dipenuhi oleh hutan maka tidak heran untuk menuju ke puncak harus melewati Delapan Pos pemberhentian dan disetiap posnya memiliki nama seperti Pos I ( Pondok Gembirung), Pos II ( Pondok Walang ), Pos III ( Pondok Cemara ), Pos IV ( Pondok Samaranthu ), Pos V ( Samyang Rangkah ), Pos VI ( Samyang Jampang ), Pos VII ( Samyang Kendil ), Pos VIII ( Batas Vegetasi ).

- Jalur Baturaden
Jalur ini terletak di kawasan Wisata Baturaden Kabupaten Purwokerto, Jalur Baturaden juga salah satu jalur yang direkomendasikan, Jalur ini hanya memiliki tiga pos pemberhentian meskipun begitu jarak antar harus ditempuh dengan waktu yang lumayan lama yah bisa dikatakan jarak antar pos pemberhentian lumayan jauh.





2. Gunung Sumbing
Top Mount Sumbing

Terletak di tiga kabupaten sekaligus yakni berada di Kabupaten Temanggung, Wonosobo dan Magelang Jawa Tengah. Gunung Sumbing merupakan gunung tertinggi ketiga di pulau Jawa setelah Gunung Semeru dan Gunung Slamet dengan ketinggian 3371 mdpl sampai saat ini gunung Sumbing berstatus tidak aktif meskipun begitu sudah pernah meletus atau erupsi ratusan tahun lalu. Jika dilihat dari kejauhan Gunung Sumbing hampir sama dengan gunung Sindoro lebih tepatnya seperti saling berhadapan walaupun sebenarnya medan atau jalur di Gunung Sumbing lebih berat dibanding gunung Sindoro seperti halnya Gunung Merapi dan Gunung Merbabu yang memiliki bentang alam yang hampir sama.
Gunung Sumbing memiliki lebih dari tiga jalur pendakian jadi bagi kalian yang ingin mendaki tinggal menyesuaikan jarak terdekat dari daerah kalian masing - masing, baik langsung saja berikut daftar jalur pendakian di Gunung Sumbing :

- Jalur Garung
Jalur Garung adalah jalur yang paling banyak digunakan oleh para pendaki dengan kata lain jadi favorit, jalur ini terletak di Desa Garung, Wonosobo Jawa Tengah tidak jauh dari desa Garung terdapat basecamp pendakian Gunung Sindoro, mungkin bagi kalian yang ingin estafet naik gunung bisa langsung lanjut jika masih mampu dan ada waktu lebih. Oiya jalur Garung ini ada Dua yang satunya lagi bernama Jalur Garung Baru, jalur Garung memiliki Tiga Pos pemberhentian Pos I ( Malim ), Pos II ( Genus ) dan Pos III ( Sedelupak Roto ).

- Jalur Bowongso
Terletak di Desa Bowongso, Kabupaten Wonosobo jalur ini tergolong sepi dari lalu lalang pendaki meskipun memiliki jalur yang pendek jadi disarankan untuk mendaki lebih dari tiga orang supaya lebih aman jika terjadi hal yang tidak diinginkan, terdapat Tiga pos pemberhentian di Jalur Bowongso Pos I ( Taman Asmara ) dengan ketinggian 2064 mdpl, Pos II  ( Bogel ) 2438 mdpl dan yang terakhir Pos III ( Zoro ) dengan ketinggian 2900 mdpl.

- Jalur Cepit Parakan
Jalur ini terletak di Desa Cepit, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung Jawa Tengah jalur ini sama halnya seperti Jalur Bowongso yang masih sepi para pendaki, meskipun begitu bagi kalian yang lebih suka suasana sepi jauh dari keramaian bisa jadi pilihan dengan catatan lebih ekstra hati - hati jika mendaki dengan personil yang sedikit. Jalur Cepit Parakan memiliki Empat pos pemberhentian Pos I ( Aula ), Pos II, Pos III dan Pos IV ( Watu Kasur ).


3. Gunung Ungaran
Top Mount Ungaran

Dengan ketinggian 2050 mdpl gunung Ungaran memiliki tiga puncak yaitu Gendol, Botak dan Ungaran puncak tertingginya adalah Ungaran, secara geografis gunung Ungaran terletak di Wilayah Semarang Jawa Tengah meskipun secara historis belum pernah meletus gunung Ungaran mempunyai sumber air panas yang terdapat di kaki gunung lebih tepatnya di kawasan Wisata Candi Gedong Songo yang membuktikan kalau gunung Ungaran memiliki aktifitas fulkanologi. Gunung Ungaran tergolong cocok untuk pendaki pemula karena jalurnya yang tidak ekstrim dan waktu tempuh ke puncak yang tidak perlu memakan waktu lama.
Jalur pendakian Gunung Ungaran cuma ada satu hanya saja dibagi menjadi tiga titik start pendakian berbeda yaitu via Gedong Songo, Jimbaran/Sidomukti dan Medini/Promasan untuk yang jalur Medini/Promasan ini dimulai dari kabupaten Kendal atau lebih tepatnya berada di bumi perkemahan Gonoharjo  Kecamatan Boja.



Refrensi dan Photo :
- @choirul_umam22
- @adegunk
- @_kopipahit
- infopendaki.com
- wikipedia.org


0 Response to "3 Destinasi Pendakian Gunung Di Jawa Tengah ( Part III )"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel